Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan

14 Oktober 2012

Isolasi Warna

Isolasi warna pada foto adalah membuat warna background menjadi hitam putih dan objek tetap memiliki warna asli. Jadi kita bisa membuat objek lebih berwarna dibandingkan backgroundnya.

Untuk melakukan ini cukup mudah jika Anda sudah memahami teknik Masking, jadi jika Anda belum membaca artikel Saya mengenai Masking, Saya sarankan untuk membacanya terlebih dahulu disini.

Kira – kira hasilnya seperti foto dibawah ini


Kali ini Saya menggunakan Photoshop CS6, tapi jika Anda cuma punya CS3,CS4 atau CS5 itu tidak jadi masalah. Yah, minimal Anda menggunakan CS3 karena versi yang sebelum – sebelumnya sangat berbeda dibandingkan dengan versi CS.

Sekarang waktunya eksekusi

1. Buka Photoshopnya dan pilih fotonya

Saya menggunakan foto ini sebagai contoh


2. Gandakan layer background (CTRL + J)


3. Klik layer Background lalu klik Image>>Adjustments>>Desaturate


Pada gambar diatas, layer Background menjadi hitam putih setelah diberi effect Desaturate

4. Kembali ke Layer 1 dan tambahkan Layer Mask


5. Lakukan Masking di Layer Mask pada Layer 1



Aktifkan Brush tool dengan warna hitam dan pastikan Anda berada di Layer Mask pada Layer 1. Lalu goreskan ke bagian yang warnanya ingin Anda ubah menjadi hitam putih.

note : jika ada bagian foto yang ingin Anda kembalikan warnanya seperti semula, gunakan Brush tool dengan warna putih.

6. Tambahkan effect Brightness/Contrast supaya warna background dan objek pada foto lebih “WOW”


7. Atur panel Brightness/Contrast sesuai keinginan Anda


8 (optional). Tambahkan teks

Jika Anda mengikuti semua langkah – langkah diatas, maka Layer Pallete Anda akan terlihat seperti ini :


Hasil Akhir




Good Luck
Read more...

1 Juni 2012

Membuat Efek Pelangi

Kebanyakan dari kita ingin mengabadikan momen – momen yang istimewa atau yang jarang ditemui kedalam sebuah foto ataupun video. Saat kita bepergian ke sebuah tempat, saat bersama orang – orang yang kita sayangi atau bahkan saat terjadinya peristiwa alam yang menarik seperti pelangi.

Memang tidak terlalu sulit jika kita ingin mengambil foto dengan background pelangi, karena pelangi bisa sering muncul dilangit. Tapi masalahnya kita tidak selalu menyadari kemunculannya dan ketika kita mendapatkan momen yang tepat, kamera yang kita gunakan untuk mengambil gambar menghasilkan kualitas gambar yang tidak memuaskan. Gambar cenderung gelap dan pelanginya tidak terlihat jelas atau bahkan tidak terlihat sama sekali. Mungkin ini tidak akan terjadi jika kita menggunakan kamera yang memiliki kualitas tinggi, tapi bagaimana jika kita hanya bermodal kamera handphone?

Setelah Anda membaca artikel ini Anda bisa mendapatkan pelangi yang paling indah di semua foto Anda, sekalipun foto Anda berada didalam ruangan.

note : jika Anda belum membaca artikel Saya tentang Masking dan Layering, Saya sarankan untuk Anda baca terlebih dahulu disini.

Sekarang buka Photoshop Anda dan langsung kita coba.

Untuk contoh, Saya menggunakan foto ini


Pilih foto yang sesuai supaya kelihatan lebih “real”.

1. Anda gandakan layer Background (CTRL J)

2. Tambahkan layer baru diatas Layer 1 (klik Create a new layer)

3. Gunakan Gradient Tool.

4. Klik tanda panah (yang warna merah)

5. Pilih Circular Rainbow.

Jika Circular Rainbow tidak ada, klik tanda panah seperti gambar dibawah ini
Klik Special Effect lalu klik Append.

6. Klik Radial Gradient.

7. Pastikan Layer pointer berada di Layer 2.

8. Untuk menimbulkan pelangi, Tekan dan tahan mouse (dari bagian bawah ke bagian atas foto) sehingga membentuk sebuah garis lalu lepaskan.


Jika posisi pelangi tidak sesuai dengan yang Anda inginkan, cukup undo saja dengan menekan CTRL + ALT + Z, lalu lakukan lagi langkah nomor 8 sampai Anda mendapatkan posisi pelangi yang sesuai keinginan Anda.

9. Ubah Blending Mode Layer 2 menjadi Screen.

10. Klik Filter >> Blur >> Gaussian Blur untuk mengaburkan pelangi sesuai keinginan.

11. Jika ada bagian pelangi yang ingin Anda sembunyikan, tambahkan Layer mask pada Layer 2 dan lakukan Masking untuk menyembunyikan. Pada gambar diatas Saya ingin menyembunyikan bagian pelangi yang menutupi awan.

12 (optional). Anda bisa mengatur opacity Layer 2 untuk membuat pelangi terlihat lebih transparan.

Pada gambar dibawah Saya merubah opacity Layer 2 menjadi 67%.

Dan ini adalah hasil akhirnya

Foto ini Saya beri nama : Rainbow over the beach

Selamat mencoba

Read more...

29 Mei 2012

Belajar Photoshop - Teknik Masking dan Layering

Sesuai janji Saya pada artikel sebelumnya, Saya akan membahas tentang teknik masking dan layering pada Photoshop. Sebelumnya Saya akan sedikit memberikan pemahaman apa itu masking dan layering, karena teknik ini adalah teknik dasar yang sangat dibutuhkan dan harus benar – benar kita kuasai.

Sekarang, nyalakan sebatang rokok sambil mendengarkan lagunya Avenged Sevenfold dan jangan lupa secangkir kopi hangat.
hahahahaha...

Oke...Here we go...

1. Masking

Sesuai dengan namanya ‘masking’ yang diambil dari kata ‘mask’ yang artinya adalah topeng. Masking berguna untuk menutupi, menyamarkan atau mengcover sebuah layer. Jika kita ingin melakukan masking pada sebuah layer, kita harus menambahkan Layer Mask pada layer tersebut (lihat gambar)


Anda pilih layer yang mau di masking lalu klik ‘Add layer mask’ dan akan muncul kotak berwarna putih disebelah layer yang Anda pilih tadi (lihat gambar)

Di kotak berwarna putih itulah kita melakukan masking pada layer yang kita beri Layer mask.

Selama kita melakukan masking, kita hanya menggunakan Brush Tool dengan warna dasar hitam dan putih. Hitam untuk menyembunyikan dan putih untuk menimbulkan gambar.


note : kita tidak bisa melakukan masking pada layer background, jadi jika ingin melakukan masking pada layer background Anda gandakan dulu layer background-nya dengan menekan CTRL J. Pada gambar diatas ada 2 warna yaitu hitam dan putih, kedua warna ini adalah warna default Photoshop. Untuk membalik atau menukar warna yang dipakai, cukup klik tanda panah diatasnya atau tekan tombol X pada keyboard. Anda juga bisa menggunakan warna lain yang Anda inginkan dengan meng-klik kotak warna tersebut, dan untuk mengembalikan warna defaultnya tekan tombol D.

Sekarang, buka Photoshop Anda dan mari kita coba.

Saya menggunakan kedua foto ini sebagai contoh

Orang difoto ini sebagai objek

Dan foto ini sebagai background


Nah, pada gambar diatas Saya coba memindahkan objek ke foto background. Objek yang Saya pindahkan ada di Layer 1.

Untuk menghilangkan bagian – bagian yang ikut terseleksi pada objek tersebut, kita tambahkan Layer mask pada Layer 1.


Selanjutnya lakukan masking dengan Brush Tool. Goreskan Brush di bagian yang ingin dihilangkan. Ingat, hanya gunakan warna hitam dan putih. Hitam untuk menyembunyikan dan putih untuk menimbulkan.


Pada gambar diatas Saya sudah menghilangkan bagian – bagian yang tidak dibutuhkan menggunakan Layer mask pada Layer 1 dengan Brush Tool warna hitam . Untuk mendapatkan hasil maksimal, lakukanlah secara teliti dan hati – hati.

Jika Anda menggunakan Brush Tool dengan warna putih, maka bagian yang telah dihilangkan tersebut akan muncul kembali ketika Anda menggoreskan Brush nya.


Pada foto diatas Saya menggunakan Layer mask pada Layer 1 dengan Brush warna putih, sehingga bagian yang tadi dihilangkan muncul kembali.

Jadi intinya adalah masking berguna untuk menyembunyikan suatu bagian dari sebuah layer yang diberi Layer mask. Sebenarnya ini sama dengan Eraser Tool, bedanya jika kita menggunakan Eraser Tool kita tidak bisa menimbulkan kembali bagian yang kita hapus sedangkan jika menggunakan masking kita bisa dengan bebas menyembunyikan dan menimbulkan kembali bagian yang diinginkan.


2.Layering

Setiap foto yang kita gunakan di Photoshop akan diletakkan pada Layer Tab atau Layer Board. Seperti gambar diatas ada layer Background dan diatasnya ada Layer 1. Penempatan posisi layer – layer inilah yang disebut dengan layering, karena posisi layer – layer ini bisa mempengaruhi tampilan dari foto dilayer itu sendiri.


Pada gambar diatas Saya menambahkan satu foto lagi dan foto ini ada di Layer 2, posisi Layer 2 ini berada di atas Layer 1.


Pada gambar diatas Saya memindahkan Layer 2 kebawah Layer 1.

Sekarang bisa Anda lihat sendiri perbedaan dari kedua gambar diatas. Ketika Layer 2 berada di atas Layer 1, logo dari Deathbaters menutupi tulisan dan objek yang ada di Layer 1. Ketika Layer 2 Saya pindahkan di bawah Layer 1, logo tersebut tertutup tulisan dan objek yang ada di Layer 1.


Nah, pada gambar diatas Saya menambahkan efek Hue/Saturation dan Layer Hue/Saturation ada di paling atas.


Pada gambar diatas Saya memindahkan posisi Layer Hue/Saturation dibawah Layer 1.

Seperti yang sudah Saya katakan bahwa penempatan dari layer – layer tersebut mempengaruhi tampilan dari foto didalam layer itu sendiri. Saat Layer Hue/Saturation berada di urutan paling atas, efeknya mempengaruhi semua layer yang ada dibawahnya. Setelah saya memindahkan Layer Hue/Saturation kebawah Layer 1, maka efek dari Hue/Saturation tersebut hanya akan terlihat pada layer yang ada dibawahnya yaitu Layer 2 dan layer Background dan tidak ada pengaruhnya untuk Layer 1 yang ada diatasnya. Begitu juga jika Saya memindahkan Layer Hue/Saturation dibawah Layer 2, maka efek dari Hue/Saturation hanya akan mempengaruhi layer Background saja.

note : untuk memindahkan posisi layer, cukup drag and drop layer yang ingin Anda pindahkan. Semua layer bisa dipindahkan kecuali layer Background.

Selamat mencoba

Read more...

14 April 2012

Belajar Photoshop

Pada artikel ini, kita akan mempelajari bagian – bagian dan fungsi – fungsi yang ada di Photoshop. Disini Saya menggunakan Photoshop CS 5. Tetapi jika Anda hanya mempunyai Photoshop CS 3 di laptop/komputer Anda, itu tidak menjadi masalah karena komponen – komponen yang ada di CS 3 dan CS 5 tidak terlalu jauh berbeda.

Oke, sekarang langsung ke TKP.




Gambar diatas adalah tampilan dari photoshop CS 5.
Warna merah - Tool Bar
Adalah kumpulan tools atau alat yang masing – masing berfungsi untuk melakukan manipulasi. Seperti Lasso Tool, Polygonal Lasso Tool, Magnetic Lasso Tool, Quick Selection Tool, Magic Wand Tool dan Pen Tool berguna untuk menyeleksi objek. Brush Tool untuk memberi warna dan melakukan masking, Move Tool, Hand Tool dan sebagainya.

Warna biru - Menu Bar
Didalam menu bar terdapat komponen – komponen yang berbeda dengan yang ada di Tool bar. Seperti Noise, Render, Liquify, Pixelate, Sketch, Sharpen dll.

Warna hitam - Blending Mode
Saya sulit untuk menjelaskannya, tapi menurut Saya Blending Mode berfungsi untuk merubah pencahayaan dari layer – layer yang kita gunakan.

Pada gambar diatas, pada layer 1 Saya menggunakan Hard Mix (kotak merah disebelah kanan)

Gambar diatas Saya menggunakan Exclution (kotak merah disebelah kanan)

Berikut Ini adalah beberapa mode yang ada didalam Blending Mode :
-Normal
-Disolve
-Darken
-Multiply
-Color Burn
-Linear Burn
-Darken Color
-Lighten
-Screen
-Color Dodge
-Linear Dodge
-Lighten Color
-Overlay
-Softlight
-Hard Light
-Vivid Light
-Linear Light
-Pin Light
-Hard Mix
-Different
-Exclution
-Subtract
-Divide
-Hue
-Saturation
-Color
-Luminocity

Note : Anda bisa menggunakan Blending Mode pada semua layer kecuali layer background, jika Anda ingin menambahkan Blending Mode pada layer background (seperti ke-2 contoh gambar diatas) maka Anda gandakan dulu layer background dengan menekan CTRL J

Warna Kuning – Master Opacity
Master Opacity berfungsi untuk mengatur transparansi dari layer yang Anda pilih.

Opacity layer (100%)

Opacity layer (50%)
Anda juga bisa mengatur opacity dari Brush Tool, Clone Stamp Tool, Eraser Tool dan Gradient Tool. Semakin besar opacity-nya maka akan semakin pekat goresannya.

Setting opacity pada Brush Tool, Eraser Tool dan Clone Stamp Tool.
Terakhir, jika Anda ingin menyimpan hasil akhirnya klik menu File>>Save As>>pada bagian Format (pilih dalam format apa Anda ingin menyimpan gambar)

Jika Anda ingin menyimpannya dalam format Photoshop, pilih Photoshop (*PSD;*PDD).
Oke, beberapa hal diatas adalah hal – hal yang perlu kita ketahui sebelum melangkah lebih jauh. Lakukanlah beberapa percobaan, dengan sedikit sentuhan imajinasi kita bisa mengeksplorasi kemampuan kita.

Untuk artikel selanjutnya, Saya akan membahas tentang teknik Masking dan Layering.

Read more...