12 Oktober 2012

Mail Server

Mail Server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http://FTP .

Cara menginstal mail server di Linux server

Selain menset mailserver & software pengambil mail ke pop server di Internet, tentunya ada beberapa hal tambahan yang biasanya perlu di set di server Linux, seperti menambahkan user & memberikan mailbox untuk masing-masing user, menset dial-up ke Internet (untuk sambungan dial-up)

Konsep cara kerja sebuah mailserver

Dalam proses pengiriman e-mail ada komponen utama yang akan bermain, yaitu:

- Mail User Agent (MUA), seperti Microsoft Outlook, Kmail, Eudora Mail, pine dll.
- Mail Transfer Agent (MTA), seperti qmail, sendmail, postfix.
- Local Delivery Agent (LDA), seperti qmail, sendmail, postfix.

OS yang bisa dijalankan dan aplikasi yang digunakan di mail server

(klik untuk memperbesar gambar)

Keterangan:
OS yang bisa dijalankan adalah Windows, Mac OS dan Linux.

Aplikasi yang digunakan di mail server adalah Oracle Communications Messaging Server, Postfix, qmail, Qpopper, sendmail, SparkEngine, SurgeMai, SynovelCollabuiste, UNIMAP, WinGate, Xeams, Zarafa, Zimbra.

Cara menginstal aplikasi (Postfix) di mail server

Postfix adalah mail transfer agent yang dikembangkan oleh Wietse Venema. Beberapa fitur yang ditawarkan oleh Postfix :

Performance
Postfix mampu melayani sejuta email dalam sehari

Kompatibilitas
Postfix sangat kompatibel dengan Sendmail (yang sudah banyak dipergunakan orang sebagai MTA di UNIX.

Terdiri beberapa program kecil yang saling tidak percaya
Jika Sendmail hanya mempunyai satu program besar dan satu file konfigurasi besar, maka Postfix memiliki program-program kecil yang menjalankan tugasnya secara spesifik.

Keamanan
Postfix dijalankan dengan proteksi bertingkat, oleh program-program kecil yang saling tidak percaya. Masing-masing program dijalankan oleh user khusus (bukan setuid).

Multiple Transport
Postfix dapat mengirim surat dengan modus SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan UUCP (Unix to Unix Copy Protocol) sekaligus.

Mendukung format Maildir
Maildir adalah format boks penyimpanan surat dalam bentuk folder daripada berbentuk satu fila (mbox).

Kemudahan konfigurasi
Meskipun Postfix terdiri dari banyak program kecil, namun hanya memiliki satu file konfigurasi yang mudah untuk di seting yakni /etc/postfix/main.cfg.

Bagaimana Postfix bekerja

Berikut sekilas gambaran bagaimana Postfix bekerja :

1. Jika ada mail lokal, maupun mail remote yang mempergunakan SMTP, diletakkan ke dalam direktori /var/mail/postfix/maildrop. Direktori ini world writable, dan permissionnya selalu dicek oleh pickup daemon setiap kali ada mail masuk.

2. Di sini akan dicek host, domain, maupun username yang dituju. Pengecekan juga termasuk yang didefinisikan di /etc/aliases dan ~/.forward. Jika bermasalah, mail akan dikembalikan ke pengirim. Biasanya ada satu tembusan ke postmaster.

3. Dari maildrop, mail akan di clean-up dengan menambahkan header, dan meletakkannya di direktori /var/mail/postfix/incoming. Disini program queue manager akan diaktifkan.

4. Queue Manager akan memisahkan mail-mail yang ditujukan untuk jaringan lokal dan mail yang ditujukan untuk host/jaringan remote. Jika ada mail yang macet, Queue Manager akan memilahnya, sehingga tidak mempengaruhi pengantaran mail lainnya.

5. rivial-rewrite adalah program yang dipanggil oleh Queue Manager untuk resolving alamat dari tujuan surat.

Instalasi dan aktivasi Postfix

Untuk distribusi TSL (Trustix Secure Linux), Postfix sudah menjadi bagian dari paket instalasi. Yang diperlukan hanyalah mengaktifkannya. Namun jika pada saat instalasi terlewatkan, Postfix bisa diinstal secara manual. Berikut langkah instalasinya :

- Mount CD Trustix Secure Linux dengan account root.
# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom

- Masuk ke direktori RPMS, tempat disimpannya program aplikasi.
# cd /mnt/cdrom/Trustix/RPMS

- Instal Program Postfix dari Trustix Secure Linux
# rpm -ivh postfix-19991231_p108-1tr.i386.rpm

- Setelah itu, postfix bisa langsung diaktifkan (dengan catatan komputer memiliki alamat host FQDN), dengan menjalankan skrip yang sudah terpasang di /etc/rc.d/init.d.
# /etc/rc.d/init.d/postfix start

- Untuk mengecek postfix sudah berjalan dengan baik, bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:

# netstat -a
Active Internet connections (servers and established)
Proto Recv-Q Send-Q Local Address Foreign Address State
tcp 0 0 localhost:smtp *:* LISTEN
tcp 0 0 *:6000 *:* LISTEN
tcp 0 0 *:printer *:* LISTEN
raw 0 0 *:icmp *:* 7
raw 0 0 *:tcp *:* 7
# ps ax
PID TTY STAT TIME COMMAND
1 ? S 0:06 init [3]
2 ? SW 0:00 [kflushd]
3 ? SW 0:00 [kupdate]
4 ? SW 0:00 [kpiod]
5 ? SW 0:00 [kswapd]
6 ? SW< 0:00 [mdrecoveryd]
227 ? S 0:00 syslogd -m 0
235 ? S 0:00 klogd
248 ? S 0:00 crond
261 ? S 0:00 lpd
380 tty1 S 0:00 login - sofyan
381 tty2 S 0:00 login - root
382 tty3 S 0:00 /sbin/mingetty tty3
383 tty4 S 0:00 /sbin/mingetty tty4
384 tty5 S 0:00 /sbin/mingetty tty5
385 tty6 S 0:00 /sbin/mingetty tty6
388 tty1 S 0:00 -bash
395 tty2 S 0:00 -bash
527 ? S 0:00 /usr/lib/postfix/master
551 pts/0 S 0:00 /bin/bash
557 pts/0 R 0:00 ps ax

Konfigurasa Postfix

Konfigurasi Postfix dilakukan dengan mengedit file konfigurasi postfix yang berada di /etc/postfix/main.cf. Beberapa parameter penting yang perlu di edit untuk memfungsikan Postfix :

Berikut contoh konfigurasi dasar:

queue_directory = /var/spool/postfix
command_directory = /usr/sbin
daemon_directory = /usr/lib/postfix
mail_owner = postfix
default_privs = nobody
myhostname = host.trustix.co.id
mydomain = trustix.co.id
myorigin = $mydomain
inet_interfaces = all
mydestination = $myhostname, localhost.$mydomain
virtual_maps = hash:/etc/postfix/virtual
alias_maps = hash:/etc/postfix/aliases
alias_database = hash:/etc/postfix/aliases
recipient_delimiter = +
mail_spool_directory = /var/spool/mail
mynetworks = 192.168.21.0/28, 127.0.0.0/8
smtpd_banner = $myhostname ESMTP $mail_name
debugger_command =
PATH=/usr/bin:/usr/X11R6/bin
xxgdb $daemon_directory/$process_name $process_id & sleep 5

0 komentar:

Posting Komentar